PMII Kukar Peringati Tragedi Mei 98
mahakammedia.wordpress.com 12/05/2009
tenggarong 13.40 wita
Aksi damai sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kutai Kartanegara untuk memperingati Tragedi Mei 1998 berlangsung tadi pagi. Aksi dimulai dari kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan diisi dengan orasi. Aksi ini kemudian dilanjutkan di depan pasar Tangga Arung.
Di pasar Tangga Arung mereka membagikan selebaran kepada warga masyarakat yang melintasi kawasan ini. Setelah itu aksi berlanjut di bundaran jembatan Aji Imbut. Sambil berorasi, beberapa diantara mahasiswa kembali membagikan selebaran kepada para pengguna jalan.
Tragedi Mei 98 telah terjadi sebelas tahun yang lalu, ditandai dengan tumbangnya Rezim Orde Baru hingga membuat Presiden RI saat itu Soeharto turun dari jabatannya. Namun menurut para aktivis PMII Kukar banyak kasus yang hingga kini belum terungkap. Diantaranya kasus mahasiswa yang hilang dan meninggal saat Tragedi Mei 98.
Menurut mereka kasus ini tidak bisa terungkap karena dibungkus oleh suatu sistem pemerintahan yang masih terkontaminasi Orde Baru. Selain itu agenda Reformasi yang menjadi tuntutan kaum pergerakan pada saat itu belum terpenuhi semuanya.
Agenda Reformasi tersebut diantaranya mengadili Soeharto dan Kroninya, Amandemen UUD 45, mencabut Dwi Fungsi ABRI, Otonomi daerah seluas-luasnya, Penegakan Supremasi hukum dan Pemerintahan yang bersih KKN.
Aksi yang di Koordinir Yudi Dedi Purwanto ini juga menyinggung masih banyaknya Korupsi, kolusi dan nepotisme yang terjadi di Pemerintahan Pusat dan Daerah. Kasus-kasus di daerah seperti di Kutai Kartanegara hingga kini masih banyak yang belum tuntas, Diantaranya Tenaga Tidak Tetap Daerah (T3D) yang sudah 5 bulan belum menerima Honor, Insentif Guru yang belum dibayar, percaloan ADD hingga Stagnannya pembangunan di Kukar.
Usai berorasi, aksi damai ini diakhiri dengan pembacaan puisi dan doa bersama, sementara itu senin malam (11/05) para aktivis PMII Kukar juga memutar film Tragedi Mei 98.(en)

Loading...